UNSOED Gelar Pelatihan Penyusunan Proposal PMW

 

[unsoed.ac.id, Sen, 11/03/19] Universitas Jenderal Soedirman / UNSOED mempersiapkan lulusannya tidak hanya memiliki kemampuan intelektual melainkan juga memiliki jiwa wirausaha. Guna membekali mahasiswa dalam penyusunan Proposal Program Mahasiswa Wirausa (PMW), Unsoed meyelenggarakan Pelatihan Penyusunan Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) 2019 yang diselenggarakan pada Sabtu (09\3). Acara yang bertempat di Gedung Graha Widyatama menghadirkan narasumber Ir. GH. Sumartono, MS.,M.Si (Ketua PMW 2019), dan Indra Wawan Mai Anggoro (Owner Sambel Layah Corp).

Ketua Panitia Drs. Simin M.Si dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan penyusunan Proposal Program Mahasiswa Wirausa (PMW) merupakan kelanjutan dari seluruh kegiatan yang terdiri dari 14 langkah kegiatan PMW. “kemarin kita sudah melakukan sosialisasi yang melibatkan tidak kurang dari 1.200 an mahasiswa, dan kali ini tentang bagaimana menyusun proposal PMW sehingga proposal bisa dibiayai oleh program PMW”, jelasnya.

Dihadapan para mahasiswa PMW, Indra Wawan Mai Anggoro menyampaikan berbagai hal terkait bagaimana membuka usaha sekaligus memotivasi bagiamana sukses berwirausaha. Seperti diketahui bahwa wirausahan sukses kelahiran Puwokerto ini merupakan pemilik dari Sambel Layah Corp (SL Corp). Brand kulinernya seperti Djago Jowo, Sambel Gebyur, Sambel Bledex, Sambel Layah, Bumbu Ireng Yu San, bebek Goreng H Slamet, Gule Kepala Ikan Mas Agus, WKWK (Food & Drink), dan WKWK (Barbershop). Sejumlah outeletnya telah tersebar di Jawa Tengah, DIY, Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Bali dengan total 99 outlet. Dikenal juga sebagai Owner Salsabila Group, Owner Yayasan Amal Salsabila Peduli Dhuafa, dan Ketua\pendiri\pengurus Koperasi Mandiri Sejahtera.

Menurutnya dalam berwirausaha yang pertama adalah harus ada keyakinan 100% berhasil karena Alloh SWT, cintai usaha\bisnismu, perbanyak value added, siapkan opening dengan matang, buat heboh suasana opening, lakukan evaluasi, mau belajar, perbanyak doa, sedekah sebanyak-banyaknya, berbuat baik pada orang lain, perbanyak ibadah, pasrahkan pada Alloh SWT.

Sementara itu Ir. GH. Sumartono, MS.,M.Si menyampaikan tentang proses seleksi, bentuk dan isi dari proposal PMW.  Disampaikan bahwa PMW adalah proses pembelajaran sehingga harus tahap demi tahap bisa mengalami keberhasilan, bisa juga mengalami kegagalan. Selain itu PMW adalah dunia baru karena selama ini banyak orang beranggapan kuliah di Perguruan Tinggi itu hanya meningkatakan kemampuan intelektual. “nantinya mahasiswa setelah lulus tidak hanya mencari pekerjaan tetapi juga menciptakan pekerjaan baru”, ungkapnya. Lebih lanjut dijelaskan bahwa tujuan dari PMW yaitu mengembangkan naluri bisnis, budaya kewirausahaan di Perguruan Tinggi, kader intelektual mandiri, memanfaatkan peluang, membentuk sikap dan perilaku bisnis.

Indikator keberhasilan dilihat dari usaha berjalan, perubahan sikap, tahapan usaha jelas, dan produk yang dihasilkan. Standar dalam format proposal yaitu lembar pengesahan, pendahuluan (analisis situasi, rumusan masalah, tujuan, luaran, & kagunaan), profil usaha (identitas usaha, identitas pengusaha, & struktur organisasi), Analisis Kelayakan Usaha (Aspek pasar, aspek teknologi & teknik, apek manajemen usaha, aspek keuangan), Bussines Plan (Modal, rencana pengembalian modal, rancangan biaya), kKeberlanjutan Usaha, Lampiran-lampiran, Biodata Jadwal Kegiatan, sertifikat.

Maju Terus Pantang Mundur, Tak Kenal Menyerah!